WELCOME TO MY WORLDBLOG
Tuesday, April 11, 2017
KEMISKINAN
Dipostingan kali
ini saya akan membahas tentang kemiskinan. Kenapa kemiskinan? Kalian lihat saja
negara kita mungkin masih jauh dari kata makmur. Masih banyak pengangguran,
anak-anak terlantar, dan masih banyak lagi. Menandakan kalau negara kita ini
belum makmur atau sejahtera.
Apa itu
kemiskinan? Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi
ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat
berlindung, pendidikan, dan kesehatan.
Ada 4 faktor yang
menyebabkan kemiskinan, yaitu:
- Laju
Pertumbuhan Penduduk.
Pertumbuhan penduduk Indonesia terus
meningkatdi setiap 10 tahun menurut hasil sensus penduduk. Menurut data Badan
Pusat Statistik (BPS) di tahun 1990 Indonesia memiliki 179 juta lebih
penduduk.Kemudian di sensus penduduk tahun 2000 penduduk meningkat sebesar 27
juta penduduk atau menjadi 206 juta jiwa. dapat diringkaskan pertambahan
penduduk Indonesia persatuan waktu adalah sebesar setiap tahun bertambah
2,04 juta orang pertahun atau, 170 ribu orang perbulan atau 5.577 orang
perhari atau 232 orang perjam atau 4 orang permenit. Banyaknya jumlah
penduduk ini membawaIndonesia menjadi negara ke-4 terbanyak penduduknya setelah
China, India danAmerika.
Meningkatnya jumlah penduduk membuat
Indonesiasemakin terpuruk dengankeadaan ekonomi yang belum mapan. Jumlah penduduk
yang bekerja tidak sebanding dengan jumlah beban ketergantungan.
Penghasilan yang minim ditambahdengan banyaknya beban ketergantungan yang harus
ditanggung membuat penduduk hidup di bawah garis kemiskinan.
- Angkatan
Kerja, Penduduk yang Bekerja dan Pengangguran.
Secara garis besar penduduk suatu
negara dibagi menjadi dua yaitu tenaga kerja dan bukantenaga kerja. Yang
tergolong sebagi tenaga kerja ialah penduduk yang berumur didalam batas
usia kerja. Batasan usia kerja berbeda-beda disetiap negara yang satudengan
yang lain. Batas usia kerja yang dianut oleh Indonesia ialah minimum 10tahun
tanpa batas umur maksimum. Jadi setiap orang atausemua penduduk.
- Distribusi
Pendapatan dan Pemerataan Pembangunan
Distribusi pendapatan nasional
mencerminkan merata atau timpangnya pembagianhasil pembangunan suatu negara di
kalangan penduduknya. Kriteriaketidakmerataan versi Bank Dunia didasarkan atas
porsi pendapatan nasional yangdinikmati oleh tiga lapisan penduduk, yakni 40%
penduduk berpendapatan rendah(penduduk miskin); 40% penduduk berpendapatan
menengah; serta 20% penduduk berpemdapatan tertinggi (penduduk
terkaya). Ketimpangan dan ketidak merataandistribusi dinyatakan parah apabila
40% penduduk berpendapatan rendahmenikmati kurang dari 12 persen pendapatan
nasional.
- Tingkat
pendidikan yang rendah
Rendahnya kualitas penduduk juga
merupakansalah satu penyebab kemiskinan di suatu Negara Ini disebabkan
karena rendahnyatingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan tenaga kerja. Untuk
adanya perkembangan ekonomi terutama industry, jelas sekali dibuthkan
lebih banyak teanga kerja yang mempunyai skill atau paling tidak dapat
membaca dan menulis.Menurut Schumaker pendidikan merupakan sumber daya yang
terbesar manfaatnyadibandingkan faktor-faktor produksi lain.
- Kurangnya
perhatian dari pemerintah.
Pemerintah yang kurang peka
terhadaplaju pertumbuhan masyarakat miskin dapat menjadi salah satu faktor
kemiskinan.Pemerintah tidak dapat memutuskan kebijakan yang mampu mengendalikan
tingkatkemiskinan di negaranya.
Di Indonesia
sendiri untuk mengukur bahwa orang itu miskin atau tidak menggunakan Indikator
Kemiskinan Absolut. Apa itu Kemiskinan Absolut? Kemiskinan absolut adalah apabila tingkat
pendapatan seseorang dibawah garis kemiskinan atau sejumlah
pendapatannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum (basic needs),
antara lain kebutuhan pangan, sandang, kesehatan, perumahan, dan pendidikan
yang diperlukan untuk hidup dan bekerja.
Menurut saya Indonesia kenapa
Indonesia menggunakan
indikator kemiskinan absolut karena sesuai dengan keadaan Indonesia sendiri.
Karena banyak rakyat Indonesia yang belum bisa memenuhi kebutuhan
pokok minimumnya seperti pangan, sandang, kesehatan, perumahan dan pendidikan
yang banyak sekali ditemukan di berbagai penjuru kota. Seperti banyak
rakyat yang meminta-minta,anak dibawah umur yang sudah bekerja sebagai pemulung
dan banyak yang tinggal di kolong jembatan.
Kenapa juga penduduk
menjadi bagian terpenting dalam pertubuhan ekonomi suatu negara?
Menurut saya
kenapa penduduk menjadi bagian terpenting dalam pertumbuhan ekonomi suatu
negara karena penduduk merupakan sumber utama yang dibutuhkan suatu negara.
Karena ke penduduklah uang itu diedarkan dan terjadi perputaran uang di
masyarakat. Penduduk pula lah yang membeli produk-produk yang dijual di
pasar-pasar,pertokoan-pertokoan, mall,dll. Penduduk juga yang bekerja untuk
mndapatkan gaji sehingga jumlah uang yg beredar tetap. Apabila daya beli
penduduk tinggi menjukkan bahwa pertubuhan ekonomi suatu negara itu baik dan
juga menandakan penduduk di negara tersebut memiliki pekerjaan yang layak
sedangkan apabila daya beli penduduk di negara tersebut tidak tinggi bahkan
tidak dapat untuk membeli menandakan pertubuhan ekonomi di negara tersebut
tidak baik sudah pasti banyak warganya yang tidak memiliki pekerjaan yang layak
atau bahkan tidak memiliki pekerjaan sama sekali.
Sumber :
Friday, March 31, 2017
Perekonomian Indonesia 2
A. Sumber
Pembiayaan Pembangunan
Tujuan pembangunan nasional Indonesia adalah mewujudkan
masyarakat
yang adil dan makmur
berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Untuk mencapai tujuan
tersebut, Pemerintah
Indonesia dihadapkan pada berbagai masalah dan salah satu
diantaranya adalah
dalam hal penyediaan sumber pembiayaan pembangunan itu
sendiri. Sumber-sumber
pembiayaan pembangunan dapat berasal dari dalam negeri
dan luar negeri.
Ada 4
sumber pembiayaan pembangunan, yaitu :
1. Tabungan masyarakat adalah bagian dari pendapatan yang diterima masyarakat yang dengan sukarela tidak digunakan untuk konsumsi. Contoh dari tabungan sukarela yaitu dapat berupa tabungan, taska, tahapan, premi asuransi, dan deposito berjangka. Tabungan ini dikelola Bank untuk dipinjamkan pada investor
2. Tabungan pemerintah adalah keseluruhan pendapatan yang diterima pemerintah dikurangi dengan total pengeluaran rutin. Contoh dari tabungan pemerintah adaalah APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara )
3. Tabungan paksa adalah langkah yang dilakukan pemerintah untuk melakukan pinjaman ke masyarakat, badan-badan keuangan di luar bank komersial (LKBB), bank komersial, bank sentral dan mencetak uang baru dalam rangka menanggulangi defisit anggaran. Contoh tabungan paksa adalah pajak,dengan adanya pajak, masyarakat akan mengurangi konsumsinya karna sebagian pendapatannya untuk pajak
4. Hasil dari perdagangan luar negeri, yaitu yang diperoleh dari kelebihan nilai ekspor dikurangi nilai impor. Contoh nya yaitu kegiatan ekspor dan impor barang.
1. Tabungan masyarakat adalah bagian dari pendapatan yang diterima masyarakat yang dengan sukarela tidak digunakan untuk konsumsi. Contoh dari tabungan sukarela yaitu dapat berupa tabungan, taska, tahapan, premi asuransi, dan deposito berjangka. Tabungan ini dikelola Bank untuk dipinjamkan pada investor
2. Tabungan pemerintah adalah keseluruhan pendapatan yang diterima pemerintah dikurangi dengan total pengeluaran rutin. Contoh dari tabungan pemerintah adaalah APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara )
3. Tabungan paksa adalah langkah yang dilakukan pemerintah untuk melakukan pinjaman ke masyarakat, badan-badan keuangan di luar bank komersial (LKBB), bank komersial, bank sentral dan mencetak uang baru dalam rangka menanggulangi defisit anggaran. Contoh tabungan paksa adalah pajak,dengan adanya pajak, masyarakat akan mengurangi konsumsinya karna sebagian pendapatannya untuk pajak
4. Hasil dari perdagangan luar negeri, yaitu yang diperoleh dari kelebihan nilai ekspor dikurangi nilai impor. Contoh nya yaitu kegiatan ekspor dan impor barang.
B. Pembangunan
Berwawasan Lingkungan
Pembangunan berwawasan lingkungan adalah
pembangunan berkelanjutan yang mengoptimalkan manfaat sumber daya alam dan
sumber daya manusia dengan cara menserasikan aktivitas manusia dengan kemampuan
sumber daya alam untuk menopangnya.
Contohnya :
Ø
Pembatasan penggunaan
bahan bakar fosil, agar dapat menyelamatkan iklim dan kelangkaan bahan
bakar di masa yang
akan datang.
Ø
Penggunaan Green
Energy (energi hijau) di masa depan seperti penggunaan energi matahari, angin
maupun air sebagai pembangkit listrik.
Ø Pengolahan sampah dengan cara 4R yaitu Reduce
(mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur
ulang) dan Replace (mengganti).
Ø
Mengurangi penggunaan
insektisida yang berlebihan.
Ø Penggunaan barang yang terbuat dari bahan
ramah lingkungan.
Ø
Selalu membawa
keranjang belanja atau kantong/tas barang sendiri ketika berbelanja, agar dapat
mengurangi jumlah sampah yang dapat merusak lingkungan.
Ø Pelestarian hutan, dengan cara tidak
menebangnya atau mengkonversi menjadi lahan permukiman
C. Komponen-Komponen
Pendapatan Nasional
1.
Produk Domestik Bruto (PDB) / Gross Domestic
Product (GDP)
PDB adalah hasil output produksi dalam suatu perekonomian
dengan tidak memperhitungkan pemilik faktor produksi dan hanya menghitung total
produksi dalam suatu perekonomian saja.
GDP = C + G + I + ( X - M )
C = Consumsi X = Ekspor
GDP = C + G + I + ( X - M )
C = Consumsi X = Ekspor
G =
Goverment
M = Impor
I = Investasi
2.
Produk Nasional Bruto (PNB ) / Gross National
Product (GNP)
PNB adalah hasil produksi dalam suatu wilayah yang telah
dikurangi hasil faktor produksi yang pemiliknya bukan berasal dari dalam
perekonomian serta ditambah nilai faktor produksi dari dalam perekonomian yang
berada di luar daerah perekonomian.
GNP = GDP + PFPN
GNP = GDP + PFPN
PFPN = PFLN – PFDN
PFPN = Pendapatan Faktor Produksi Netto
PFLN = Pendapatan Faktor Produksi Luar Negri
PFDN = Pendapatan Faktor Produksi Dalam Negri
3.
Produk
Nasional Neto (PNN) / Net National Produk (NNP)
PNN adalah produk nasioanl yang memperhitungkan pengeluaran investasi neto dengan mengurangi investasi bruto dengan depresiasi.
NNP = GNP – Depresiasi
PNN adalah produk nasioanl yang memperhitungkan pengeluaran investasi neto dengan mengurangi investasi bruto dengan depresiasi.
NNP = GNP – Depresiasi
4.
Pendapatan Nasional (PN) / National Income
(NI)
PN merupakan pendapatan yang memperhitungkan balas jasa
atas faktor produksi dengan mengurangi produk nasional neto dengan pajak tidak
langsung dan ditambah dengan subsidi.
NI = NNP – Pajak Tidak Langsung +
subsidi
5.
Pendapatan Personal (PP) / Personal Income
(PI)
Pendapatan Personal adalah bagian pendapatan nasional yang
merupakan hak individu-individu dalam perekonomian,sebagai balas jasa
keikutsertaan mereka dalam proses produksi
PI = NI- LT- PAS – PNBJ – PIGK
LT
= Laba Ditahan
PAS =
Pembayaran Asuransi Sosial
PNBJ =
Penerimaan Non Balas Jasa
PIGK =
Pendapatan Bunga Dari Pemerintah dan Masyarakat
6.
Pendapatan Personal Disposible (PPD) /
Disposible Personal Income (DPI)
Pendapatan Personal Disposable adalah penghasilan individu dalam
suatu perekonomian yang bersih dan sudah bisa dibelanjakan secara keseluruhan
setelah pendapatan nasional dikurangi dengan pajak penghasilan perseorangan.
PPD = PI – PAP
PPD = PI – PAP
PAP = Pajak atas Pendapatan Personal
7.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
PDRB merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh
unitusaha dalam suatu wilayah tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan
jasaakhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi/usaha di suatu region
dalam periode waktu tertentu. Untuk menghitung angka PDRB
PDRB = Ch + Cg + I + X – M
Ch = Konsumsi Rumah
tangga
Cg = Konsumsi
Pemerintah dan Pertahanan
I
= Investasi
X = Ekspor
M =Impor
Sumber :
Wednesday, March 15, 2017
Perekonomian Indonesia
Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang
digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan sistem ekonomi adalah suatu cara untuk
mengatur dan mengorganisasikan segala aktivitas ekonomi dalam masyarakat baik
yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip tertentu dalam
rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.
5 macam sistem ekonomi :
- Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem
ekonomi tradisional ialah suatu sistem ekonomi dalam organisasi kehidupan
ekonomi berdasarkan kebiasaan, tradisi masyarakat secara turun-temurun yang
mengandalkan faktor produksi apa adanya.
a. Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional
- Belum
terdapat pembagian kerja yang jelas.
- Bergantung
pada sektor pertanian/agraris.
- Memiliki
ikatan tradisi sifatnya kekeluargaan, sehingga bersifat kurang dinamis.
- Teknologi
produksi sederhana.
b. Kebaikan sistem ekonomi tradisonal
- Menimbulkan
rasa kekeluargaan dan kegotongroyongan masing-masing individu dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya.
- Pertukaran
secara barter dilandasi rasa kejujuran daripada mencari keuntungan.
c. Keburukan sistem ekonomi tradisional
- Masyarakat
dengan pola pikir statis
- Hasil produksi yang terbatas sebab hanya menggantungkan faktor produksi alam dan tenaga kerja secara apa adanya.
- Sistem Ekonomi Terpusat/Komando (Sosialis)
Sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi
di mana pemerintah memiliki kekuasaan yang dominan pada pengaturan kegiatan
ekonomi. Penguasaan dilakukan melalui pembatasan-pembatasan terhadap kegiatan
ekonomi yang dikerjakan oleh anggota masyarakat. Negara yang menganut sistem
ekonomi terpusat antara lain: Rusia, RRC, dan negara-negara Eropa Timur (bekas
negara Uni Soviet).
a. Ciri-ciri sistem ekonomi terpusat
- Seluruh
kegiatan perekonomian diatur dan ditetapkan oleh pemerintah baik dari
produksi, distribusi, dan konsumsi serta penepatan harga
- Tidak
ada kebebabasan dalam berusaha karena hak milik perorangan atau swasta
tidak diakui
- Seluruh
alat-alat produksi dikuasai oleh negara.
b. Kebaikan sistem ekonomi terpusat
- Pemerintah
dapat melakukan pengawasan dan pengendalian dengan mudah
- Pemerintah
bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan perekonomian.
- Kemakmuran
masyarakat merata.
- Terdapat
perencanaan pembangunan yang lebih cepat direalisasikan.
c. Keburukan sistem ekonomi terpusat
- Terdapat
penindasan daya kreasi masyarakat sehingga hampir semua inisiatif, inovasi
diprakarsai oleh pemerintah.
- Terdapat
pasar gelap yang diakibatkan adanya pembatasan yang terlalu ketat oleh pemerintah.
- Masyarakat
tidak dijamin dalam memilih dan menentukan jenis pekerjaan serta memilih
barang konsumsi yang dikehendaki.
- Pemerintah bersifat paternalistis, artinya aturan ditetapkan oleh pemerintah seluruhnya benar dan harus dipatuhi
- Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis)
Sistem
ekonomi liberal ialah sistem ekonomi berdasarkan kebebasan seluas-luasnya bagi
seluruh masyarakat dalam kegiatan perekonomian tanpa adanya campur tangan
daripada pemerintah. Suatu kondisi dalam mana pemerintah benar-benar lepas
tangan dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam istilah ekonomi disebut
laissez-faire. Negara-negara penganut sistem ekonomi liberal antara lain:
Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Belgia, Irlandia, Swiss, Kanada, dan
Indonesia {yang|dengan} pernah menganut sistem ekonomi liberal pada tahun
1950-an.
a. Ciri-ciri sistem ekonomi liberal
- Swasta/masyarakat
diberikan banyak kebebasan dalam melakukan kegiatan perekonomian
- Memiliki
kebebasan memiliki barang modal (barang kapital).
- Dalam
melakukan tindakan ekonomi dilandasi atas semangat untuk mencari
keuntungan sendiri.
b. Kebaikan sistem ekonomi liberal
- Terdapat
persaingan yang mendorong kemajuan usaha.
- Campur
tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian ekonomi kecil sehingga
memberikan kesempatan lebih luas bagi pihak swasta.
- Produksi
berdasar pada permintaan pasar ataupun kebutuhan masyarakat.
- Pengakuan
hak milik oleh negara, memberikan mansyarakat semangat dalam
berusaha.
c. Keburukan sistem ekonomi liberal
- Adanya
praktik persaingan tidak sehat, yaitu penindasan bagi pihak lemah.
- Dapat
menimbulkan monopoli yang merugikan masyarakat.
- Timbulnya praktik yang tidak jujur yang dengan berlandas mengejar keuntungan sebesar-besarnya, sehingga kepentingan umum biasa tidak diperhatikan atau dikesampingkan.
- Sistem Ekonomi Campuran
Sistem
ekonomi campuran adalah suatu sistem ekonomi yang di satu sisi pemerintah
memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha melakukan kegiatan
ekonomi, akan tetapi disisi lain pemerintah memiliki campur tangan dalam
perekonomian dengan tujuan menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan
masyarakat pada sumber daya ekonomi.
a. Ciri-ciri sistem ekonomi campuran
- Adanya
pembatasan pihak swasta oleh negara pada bidang-bidang yang menguasai
hajat hiduporang banyak yang dikuasai oleh negara.
- Terdapat
campur tangan pemerintah terhadap mekanisme pasar melalui berbagai
kebijakan ekonomi
- Mekanisme
kegiatan perekonomian teradalah campur tangan pemerintah dengan berbagai
kebijakan ekonomi.
- Hak
milik perorangan diakui, asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentinga
umum.
b. Kebaikan sistem ekonomi campuran
- Sektor
ekonomi dikuasai oleh pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan
masyarakat.
- Hak
individu/swasta diakui dengan jelas.
- Harga
lebih mudah untuk dikendalikan.
c. Keburukan sistem ekonomi campuran
- Peranan
pemerintah lebih berat dibandingkan dengan swasta.
- Timbulnya
KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) dalam pemerintah karena banyak
sektor-sektor produksi yang lebih menguntungkan pihak pemerintah sedangkan
sedikit sekali pengawasannya.
- Sistem Ekonomi Pancasila
Sistem ekonomi Pancasila adalah sistem ekonomi
yang didasari dari jiwa ideologi Pancasila yang dalamnya terdapat makna
demokrasi ekonomi yaitu kegiatan ekonomi berdasarkan usaha bersama dengan asas
kekeluargaan dan kegotong royongan dari, ole, dan untuk rakyat dalam bimbingan
dan pengawasan pemerintah.
- Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Pancasila
Ciri-ciri pokok sistem
ekonomi Pancasila terdapat pada UUD 1945 Pasal 33, dan GBHN Bab III B No. 14.
Berikut ini ciri-ciri pokok sistem ekonomi Pancasila.
Pasal Perkara 33 Setelah Amandemen 2002
- Perekonomian
disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
- Cabang-cabang
produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak
dikuasai oleh negara.
- Bumi
dan air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh
negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat
- Perekonomian
nasional diselenggarakan atas dasar demokrasi ekonomi secara prinsip
kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan,
kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan
ekonomi nasional.
- Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal diatur dalam undang-undang.
GBHN
Bab III B No. 14
- Pembangunan
ekonomi didasarkan kepada demokrasi ekonomi menentukan masyarakat memegang
peranan aktif dalam kegiatan pembangunan. Oleh karenanya maka pemerintah
berkewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan
ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat untuk perkembangan dunia usaha;
sebaliknya dunia usaha perlu memberikan tanggapan terhadap pengarahan dan
bimbingan serta penciptaan iklim tersebut dengan kegiatan {yang|dengan}
nyata.
Sistem
ekonomi dan sistem politik dapat diibiaratkan dengan dua sisi mata uang yang
berbeda dan saya setuju,
karena di sistem eknonomi membahas tentang cara untuk mengatur dan
mengorganisasi seluruh kegiatan perekonomian dalam masyarakat yang dilakukan
pemerintah atau swasta berlandaskan prinsip tertentu dalam rangka meraih
kemakmuran atau kesejahteraan. Sedangkan sitem politik suatu
tata cara untuk mengatur atau mengolah bagaiana memperoleh suatu kekuasaan di
dalam negara, mengatur hubungan pemerintah dan rakyat atau sebaliknya,
pengaturan negara dengan negara, atau negara dengan rakyatnya. Jadi menurut
saya tidak bisa ,karena sistem ekonomi dan sistem politik membahas atau
menjalankan suatu pekerjaan yang berbeda ,Walaupun itu berbuhungan tapi tidak
bisa di samakan.
Sumber :


