Friday, December 01, 2017

KOPERASI

Image result for koperasi

     I.        Pengertian Koperasi
Koperasi adalah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Definisi koperasi menurut ahli dan lembaga :
  • Koperasi menurut UU No25 Thn1992, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya.
  • Koperasi menurut ILO (International Labour Organization), Koperasi merupakan perkumpulan orang-orang, Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan, Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai, Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis, Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan, Anggota koperasi menerima resiko dan manfaat secara seimbang.
  • Menurut R.S.Soeraatmadja, koperasi adalah suatu badan usaha yang secara sukarela dimiliki dan dikendalikan oleh anggota yang adalah juga pelanggan dan dioperasikan oleh mereka dan untuk mereka atas dasar nirlaba atau dasar biaya.
  • Richard Kohl dan Abrahamson menjelaskan koperasi sebagai badan usaha dengan kepemilikan dan pemakai jasa merupakan angota dari koperasi itu sendiri serta pengawasan terhadp badan usaha tersebut harus dilakukan oleh yang menggunakan jasa dan pelayanannya.

   II.        Sejarah Koperasi
Koperasi pertama kali diperkenalkan oleh seorang berkebangsaan Skotlandia, yang bernama Robert Owen (1771-1858). Setelah koperasi berkembang dan diterapkan di beberapa Negara-negara eropa. Koperasi pun mulai masuk dan berkembang di Indonesia.
Di Indonesia koperasi mulai diperkenalkan oleh Patih R.Aria Wiria Atmaja pada tahun 1896, dengan melihat banyaknyak para pegawai negeri yang tersiksa dan menderita akibat bunga yang terlalu tinggi dari rentenir yang memberikan pinjaman uang. Melihat penderitaan tersebut Patih R.Aria Wiria Atmaja lalu mendirikan Bank untuk para pegawai negeri, beliau mengadopsi system serupa dengan yang ada di jerman yakni mendirikan koperasi kredit. Beliau berniat membantu orang-orang agar tidak lagi berurusan dengan renternir yang pasti akan memberikan bunga yang tinggi. seorang asisten residen Belanda bernama De Wolffvan Westerrode, merespon tindakan Patih R.Aria Wiria, sewaktu mengunjungi Jerman De Wolffvan Westerrode menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian.
Setelah itu koperasi mulai cepat berkembang di Indonesia, hal ini juga didorong sifat orang-orang Indonesia yang cenderung bergotong royong dan kekeluargaan sesuai dengan prinsip koperasi. Bahkan untuk mengansitipasi perkembangan ekonomi yang berkembang pesat pemerintahan Hindia-Belanda pada saat itu mengeluarkan peraturan perundangan tentang perkoperasian. Pertama, diterbitkan Peraturan Perkumpulan Koperasi No. 43, Tahun 1915, lalu pada tahun 1927 dikeluarkan pula Peraturan No. 91, Tahun 1927, yang mengatur Perkumpulan-Perkumpulan Koperasi bagi golongan Bumiputra. Pada tahun 1933, Pemerintah Hindia-Belanda menetapkan Peraturan Umum Perkumpulan-Perkumpulan Koperasi No. 21, Tahun 1933. Peraturan tahun 1933 itu, hanya diberlakukan bagi golongan yang tunduk kepada tatanan hukum Barat, sedangkan Peraturan tahun 1927, berlaku bagi golongan Bumiputra.
Setelah pemerintahan Hindia-belanda menunjukkan sikap diskriminasi dalam peraturan yang dibuatnya. Pada tahun 1908 Dr. Sutomo yang merupakan pendiri dari Boedi Utomo memberikan perananya bagi gerakan koperasi untuk memperbaiki kondisi kehidupan rakyat.
Serikat Dagang Islam (SDI) 1927, Dibentuk bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusah-pengusaha pribumi. Kemudian pada tahun 1929, berdiri Partai Nasional Indonesia yang memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi.
Setelah jepang berhasil menguasai sebagian besar daerah asia, termasuk Indonesia, system pemerintahan pun berpindah tangan dari pemerintahan Hindia-Belanda ke pemerintahan Jepang. Jepang lalu mendirikan koperasi kumiyai, namun hal ini hanya dimanfaatkan Jepang untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat Indonesia. Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.Sekaligus membentuk Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) yang berkedudukan di Tasikmalaya.
Lalu kita mengenal Moh. Hatta sebagai bapak koperasi. Beliau mengusulkan didirikannya 3 macam koperasi :
  1. Koperasi Konsumsi yang terutama melayani kebutuhan kaum buruh dan pegawai.
  2. Koperasi Produksi yang merupakan wadah kaum petani (termasuk peternak atau nelayan).
  3. Koperasi Kredit yang melayani pedagang kecil dan pengusaha kecil guna memenuhi kebutuhan modal.
Bung Hatta mengatakan bahwa tujuan koperasi yang sebenarnya bukan mencari laba atau keuntungan, namun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bersama anggota koperasi.

 III.        Tujuan Koperasi
Tujuan koperasi sangatlah baik yaitu untuk menyejahterakan para anggotanya, bisa menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi para anggotanya, membantu memberikan modal usaha kepada anggotanya untuk mengambangkan usahanya.
Dalam kegiatannya koperasi akan menyesuaikan pada anggotanya dan juga kondisi pada organisasi itu sendiri. Berdasarkan kepentingan anggota ini lah yang nantinya akan dapat memunculkan koperasi yang lebih banyak.

IV.        Jenis-Jenis Koperasi
Ada banyak sekali jenis jenis koperasi yang ada di Indonesia. Jenis koperasi itu juga membedakan tujuan dari kelompok itu sendiri. Berikut ini adalah jenis jenis koperasi yang ada di Indonesia :
  1. Berdasarkan Fungsinya
Jenis koperasi juga dapat di bedakan dengan 3 macam sebagai berikut


  • Koperasi Jasa
  • Koperasi Konsumsi
  • Koperasi Produksi
  1. Berdasarkan Luas dan Wilayah Kerja
Jenis koperasi juga dapat dibedakan dengan seberapa luas daerah yang ada di wilayah tersebut. Dan berikut ini adalah jenis koperasi dengan membedakan tingkat wilayah
  • Koperasi Primer
  • Koperasi Sekunder 
  1. Berdasarkan Jenis Usahanya
Jenis usaha yang dijalankan oleh koperasi berbeda-beda sesuai dengan anggotanya. Koperasi jenis inilah yang dekat dengan masyarakat sehingga banyak warga yang mengetahui koperasi. Berikut ini perbedaan koperasi berdasarkan dengan usahanya


  • Koperasi Simpan Pinjam
  • Koperasi Serba Usaha
  • Koperasi Produksi
  • Koperasi Konsumsi
  1. Koperasi Berdasarkan Anggota
Perbedaan koperasi yang keempat adalah berdasarkan anggotanya yang bergabung dengan koperasi tersebut. Setiap koperasi pasti memiliki anggota yang berbeda-beda. Berikut ini perbedaan koperasi berdasarkan anggota


  • Koperasi Unit Desa
  • Koperasi Pegawai Republik Indonesia
  • Koperasi Sekolah
  • Koperasi Berdasarkan Fungsinya



Pada saat pertama kali didirikannya koperasi adalah sebagai untuk membantu para anggota dan membantu para warga sekitar. Langsung saja di bawah penjelasan perbedaan koperasi berdasarkan fungsinya.
  1. Koperasi Konsumsi
Tujuan pertama koperasi ini adalah untuk menyejahterakan para anggotanya terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Bisa juga dikatakan didirikannya koperasi ini sebagai pemenuhan kebutuhan untuk para anggotanya. Kelebihan jika para anggota berbelanja kebutuhan pokok di koperasi maka harga yang ditawarkan akan lebih murah dibanding dengan toko lain. Tujuan umum didirikannya koperasi ini sebenarnya adalah untuk menyejahterakan para anggotanya.

  1. Koperasi Jasa
Seperti dengan koperasi yang lainnya, koperasi ini hanya berbeda karena koperasi ini menawarkan jasa untuk para anggotanya. Pelayanan jasa yang ditawarkan dalam koperasi jasa bisa adalah jasa pinjaman uang untuk para anggotanya.
Kelebihan yang dipunyai koperasi ini adalah bunga yang cukup rendah dibandingkan dengan tempat peminjaman uang yang lainnya. Laba dari bunga tersebut pun juga sebagai kepentingan para anggotanya.

  1. Koperasi Produksi
Jika Berdasarkan produksi maka dalam kegiatan produksi dilakukan oleh anggota. Proses produksi ini mencakup atau menyediakan bahan baku untuk proses produksi, membantu menyediakan berbagai macam alat yang digunakan dalam proses produksi dan juga membantu produksi berbagai macam jenis barang tertentu. Koperasi produksi tidak hanya melingkupi itu saja, koperasi produksi melingkupi penjualan atau pemasaran hasil dari produksi anggota koperasi.
Yang harus diingat dari koperasi ini adalah sebaiknya para anggota koperasi harus bisa mendirikan usaha dengan memproduksi barang yang sejenis, hal itu karena koperasi dengan jenis barang yang sama akan membuat stok barang lebih banyak.
Jika barang lebih banyak maka penjualan barang akan semakin mudah. Koperasi tersebut juga bisa menjadi supplayer  terhadap barang yang di produksinya dan jika stok barang banyak, selain menjadi supplier koperasi bisa mendapatkan pembeli sendiri.
Pada saat pertama kali didirikannya koperasi adalah sebagai untuk membantu para anggota dan membantu para warga sekitar. Langsung saja di bawah penjelasan perbedaan koperasi berdasarkan fungsinya.

  1. Koperasi Konsumsi
Tujuan pertama koperasi ini adalah untuk menyejahterakan para anggotanya terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Bisa juga dikatakan didirikannya koperasi ini sebagai pemenuhan kebutuhan untuk para anggotanya.
Kelebihan jika para anggota berbelanja kebutuhan pokok di koperasi maka harga yang ditawarkan akan lebih murah dibanding dengan toko lain. Tujuan umum didirikannya koperasi ini sebenarnya adalah untuk menyejahterakan para anggotanya.

  1. Koperasi Produksi
Jika Berdasarkan produksi maka dalam kegiatan produksi dilakukan oleh anggota. Proses produksi ini mencakup atau menyediakan bahan baku untuk proses produksi, membantu menyediakan berbagai macam alat yang digunakan dalam proses produksi dan juga membantu produksi berbagai macam jenis barang tertentu. Koperasi produksi tidak hanya melingkupi itu saja, koperasi produksi melingkupi penjualan atau pemasaran hasil dari produksi anggota koperasi.
Yang harus diingat dari koperasi ini adalah sebaiknya para anggota koperasi harus bisa mendirikan usaha dengan memproduksi barang yang sejenis, hal itu karena koperasi dengan jenis barang yang sama akan membuat stok barang lebih banyak.
Jika barang lebih banyak maka penjualan barang akan semakin mudah. Koperasi tersebut juga bisa menjadi supplayer  terhadap barang yang di produksinya dan jika stok barang banyak, selain menjadi supplier koperasi bisa mendapatkan pembeli sendiri.

  1. Berdasarkan Luas Daerah Kerja
Koperasi memiliki luas daerah dan otonomi daerah dan kerja sendiri-sendiri. Luas wilayah kerja koperasi pun terbagi-bagi. Berikut ini adalah pengertian koperasi berdasarkan dengan luas wilayah daerah kerjanya masing-masing:

  1. Koperasi Primer
Koperasi primer memiliki anggota paling sedikit 20 orang. 20 orang itu terhitung perseorangan.

  1. Koperasi Sekunder
Disebut koperasi sekunder sebab koperasi ini terdiri dari berbagai macam gabungan badan-badan yang ada di koperasi serta memiliki daerah kerja yang lebih luas dibandingkan dengan koperasi primer.
Oleh sebab itulah koperasi ini harus dibagi menjadi beberapa bagian agar pengawasan kerja lebih maksimal. Koperasi ini terbagi menjadi tiga bagian koperasi. Yaitu sebagai berikut ini :
Ø  Koperasi pusat – Koperasi pusat merupakan koperasi gabungan dimana akan melibatkan sedikitnya 5 koperasi primer.
Ø  Gabungan koperasi – Disebut gabungan koperasi dikarenakan gabungan koperasi tersebut akan memiliki anggota yang paling sedikit tiga anggota koperasi pusat dimana koperasi pusat hanya memiliki anggota sedikitnya 5 anggota koperasi primer.
Ø  Induk koperasi –  Sama halnya dengan namanya, induk koperasi merupakan induk dari koperasi sekunder. Hal itu dikarenakan koperasi pusat dan gabungan koperasi akan menjadi anggota dari induk koperasi.Induk koperasi adalah koperasi dengan anggota paling sedikit 3 gabungan koperasi dimana gabungan koperasi itu akan memiliki anggota dari koperasi pusat dan koperasi primer.

  1. Berdasarkan Usahanya
Dan tentu masyarakat sudah tidak asing lagi dengan koperasi jenis ini, hal itu dikarenakan koperasi ini ada di tengah-tengah masyarakat dan masyarakat pun banyak yang terlibat langsung dengan koperasi ini. Berikut ini adalah pengertian koperasi berdasarkan dengan jenis usahanya :

  1. Simpan Pinjam
Jenis koperasi simpan pinjam adalah jenis koperasi yang banyak diikuti oleh masyarakat. Hal itu dikarenakan di zaman yang semuanya sudah serba mahal seperti sekarang ini, kita dapat mendapatkan pinjaman dengan mudah hanya dengan menjadi anggota koperasi tersebut.
Pengertian koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang mempunyai usaha individual untuk menyimpan simpanan yang disetorkan oleh anggota koperasi serta melayani anggota yang ingin melakukan peminjaman.
Konsep dari koperasi ini adalah, jika ada seorang anggota yang menabung uangnya di koperasi tersebut maka akan memperoleh imbalan menabung dan anggota yang melalukan pinjaman akan dikenakan jasa.
Jasa yang dikenakan oleh anggota yang meminjam adalah berupa bunga kecil ketika melakukan pembayaran terhadap uang yang dipinjamnya. Oleh sebab itu koperasi itu berasal dari anggota, oleh anggota dan hasilnya pun akan disalurkan kepada anggota koperasi tersebut.

  1. Koperasi Serba Usaha
Koperasi ini juga banyak diikuti oleh masyarakat, hal itu dikarenakan koperasi serba usaha adalah koperasi yang memiliki jenis usaha bermacam-macam.
Koperasi ini akan mencakup beberapa jenis usaha koperasi diantaranya adalah simpan pinjam, koperasi unit produksi, koperasi konsumsi dengan membuka usaha pertokoan yang melayani berbagai macam kebutuhan sehari-hari anggotanya maupun masyarakat umum.
Jika masyarakat ada yang masih belum bergabung ke koperasi maka harga yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan para anggota koperasi yang lainnya. Jika anggota yang membeli di koperasi serba usaha tersebut, harga yang ditawarkan pun lebih murah dibandingkan di toko yang lainnya.

  1. Koperasi Konsumsi
Pengertian koperasi konsumsi adalah koperasi yang dapat menyediakan macam- macam kebutuhan sehari-hari untuk para anggota koperasi tersebut. Kebutuhan sehari-hari ini bisa mencakup dalam bidang bahan pangan, pakaian, perabotan rumah tangga dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Koperasi Produksi
Koperasi produksi adalah koperasi yang memiliki bidang usaha untuk bisa dapat membuat barang, memproduksi barang dan yang menjual barang adalah para anggota koperasi tersebut.
Anggota yang bisa bergabung di sini kebanyakan yang sudah bisa mendirikan usaha sendiri dan melalui koperasi angggota tersebut akan mendapatkan bantuan modal dan meningkatkan pemasaran.

  V.        Kesimpulan
Dari penjabaran di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa koperasi merupakan sebuah organisasi berasaskan kekeluargaan yang tujuannya membantu mendongkrak perekonomian rakyat. Peran koperasi di dalam masyarakat modern cukup terasa, apalagi masyarakat yang baru merintis usaha. Sebagai salah satu jalan yang disediakan untuk kemajuan kualitas kehidupan masyarakat, sudah sewajarnya kita mendukung perkembangan koperasi dan mengawal pelayanannya. Semoga kedepannya koperasi-koperasi di Indonesia lebih diperhatikan oleh pemerintah dan koperasi-koperasi tersebut menjadi maju.

VI.        Daftar Pustaka
https://uangteman.com/blog/info/pengertian-koperasi-menurut-para-ahli





Tuesday, April 25, 2017

GLOBALISASI & PEREKONOMIAN INDONESIA

Globalisasi berasal dari kata "global" yang mempunyai arti umum atau universal. Bahasa Inggrisnya globalisasi adalah globalization yang berasal dari kata globe yang artinya bumi atau dunia, dan ization yang mempunyai arti proses. Jadi kalau digabung globalization artinya adalah proses mendunia.

            Pengertian globalisasi secara umum yaitu suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia yang tidak lagi mengenal batas-batas wilayah suatu negara.

            Apakah dalam kondisi globalisasi saat ini teori perdagangan internasional masih bisa diterapkan?

Teori perdagangan internasional dibagi menjadi dua, yaitu :
  1. Teori Keunggulan Mutlak (Adam Smith)
Negara akan memperoleh keunggulan mutlak,dikarenakan Negara tersebut mampu memproduksi barang dan jasa dengan biaya lebih rendah dari Negara lain.

  1. Teori Keunggulan Koperatif (David Ricardo)
Negara mengkhususkan dalam memproduksi apa yang mereka paling baik produksi.

Dari kedua teori diatas kita akan gabungkan,bahwa kita dapat memproduksi barang dan jasa dengan biaya relative rendah, tapi dengan kualitas baik dan benar-benar mempunyai keunggulan baik kualitas maupun kuantitas, kita akan bisa bersaing dan bertahan di Era Globalisasi ini.

Dengan kata lain, negara kita akan mendapat keuntungan lebih dari era globalisasi ini. Karena biaya produksi yang cenderung murah tapi kualitasnya baik. Contoh saja, sudah banyak perusahaan-perusahan luar negeri dengan brand ternama yang membuat produknya di Indonesia seperti sepatu, baju, celana, makanan, minuman, dll. Dengan masuknya perusahaan-perusahaan tersebut membuat pemasukan negara bertambah dan angka pengangguran menjadi sedikit. Karena di dalam era globalisasi ini sudah tidak mengenal batasan-batasan lagi.


Image result for dollar






Hingga saat ini Mata Uang Dollar menjadi Standar Pembayaran diawali dari perjanjian Bretton Woods setelah Perang Dunia 2 yang efeknya masih terasa hingga sekarang perjanjian untuk menggunakan emas sebagai standar global nilai mata uang. Pada saat itu keadaan ekonomi negara-negara dunia, kecuali Amerika Serikat, hancur akibat Perang Dunia II. Ini menyebabkan mereka bergantung pada pinjaman yang diberikan oleh Amerika. Dengan gagasan Marshall Plan-nya Amerika memberikan pinjaman berupa uang kepada negara-negara yang perekonomian hancur akibat perang tapi dengan jaminan negara yang dipinjamkan memberikan emas mereka kepada Amerika. Otomatis Amerika menguasi hampir seluruh emas yang ada dunia.

Karena hampir “melayani” seluruh dunia, seiring perkembangan waktu Amerika harus mencetak uang dolar dalam jumlah banyak dan mendistribusikannya menyebar ke mancanegara. Sehingga tanpa disadari ternyata Amerika sudah mencetak dolar terlalu banyak hingga jumlahnya melebihi cadangan emas yang ada. Pada akhirnya US Dollar dilepas pegging-nya dari nilai emas dan dibiarkan mengambang bebas. Inilah yang di zaman sekarang disebut dengan Fiat Money dimana uang yang dicetak sama sekali tak dijamin apapun.

Namun perekonomian Amerika makin meningkat, dolar pun ikut menguat. Negara-negara yang dulu meminjam uang pun sudah bisa membangun dan memulihkan negaranya. Bahkan sudah bisa mencetak mata uangnya sendiri-sendiri. Tapi, tetap saja mereka sudah begitu biasa dan percaya kepada dolar. Bahkan cadangan devisa tiap negara pun paling banyak dalam bentuk dolar tanpa terkecuali Indonesia. Nah saat itulah dolar sudah menjadi mata uang internasional yang dipakai seluruh dunia. Dan apakah Euro dapat menggatikan Dollar sebagai mata uang internasional? Saya rasa sangat sulit Euro dapat menggantikan Dollar sebagai mata uang internasional. Di Eropa sana seluruh negaranya menggunakan mata uang Euro kecuali Inggris. Karena Inggris menggunakan mata uang Poundsterlling. Sebenarnya nilai tukar Dollar dengan Poundsterlling lebih tinggi terhadap Poundsterlling. Kenapa bisa lebih tinggi daripada Dollar? Karena dulu negara Inggris lah yang menjajah Amerika jadi sampai kapanpun nilai tukar Dollar tidak akan bisa melebihi tingkat nilai tukar Poundsterlling. Kembali ke topik. Kenapa Euro sangat sulit menggatikan Dollar? Karena nilai tukar Euro yang belum stabil, faktor lain yang membuat usulan tersebut sukar dilaksanakan adalah belum adanya kesepakatan antara negara-negara pengguna Euro soal nilai tukar mata uang tersebut. Uni Eropa sendiri memang belum cukup siap untuk dinobatkan sebagai hegemon sistem moneter internasional menggantikan Amerika dengan Dollar yang masih begitu kuat diparcaya dunia sebagai mata uang global.  Walaupun secara ekonomi euro memiliki kapasitas yang besar dalam siklus perdagangan,investasi,dan perekonomian internasional.

Dan terakhir. 



Bisakah Rupiah mendunia? Waduh.. mungkin untuk saat ini Rupiah belum bisa berbuat apa-apa. Euro saja yang merupakan mata uang negara-negara Eropa saja belum mampu menggantikan Dollar. Bukannya saya merendahkan Rupiah, tidak menutup kemungkinan juga kelak Rupiah bisa menjadi mata uang dunia,  asalkan ada peningkatan dan kestabilan kesejahteraan ekonomi serta didukung oleh kemajuan negara dan SDM yang ada di dalamnya. Dan semua itu bisa terlaksana jika ada komitmen dan dukungan dari semua komponen bangsa. Dengan dukungan dan komitmen bangsa, Rupiah bisa menduia, kita juga harus menjaga kestabilan perekonomian, dengan cara melakukan saving dan investasi, tidak konsumtif. Dibutukan pemikiran yang maju dari kaum  muda, sehingga mata uang rupiah bisa manguat dan mendunia, sperti pada jaman Presiden Soeharto nilai tukar Rupiah lebih tinggi dari Dollar Amerika walaupun hanya sebentar. Sehingga In Shaa Allah Rupiah bisa menjadi mata uang internasional dan sebagai standar pembayaran internsional.















Wednesday, April 19, 2017

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI SEKTOR-SEKTOR YANG ADA , PEREKONOMIAN, PEMBANGUNAN DAN KELESTARIAN LINGKUNGAN

            Indonesia merupakan negara agraris yang artinya negara yang sebagian besar masyarakatnya bertani. Didukung dengan tanah yang subur. Berbagai macam tanaman mulai dari sayuran sampai buah-buahan dapat ditanam di Indonesia. Sektor industri di Indonesia pun tidak kalah pesatnya dengan sektor pertanian dan sektor jasa pun demikian.
            Disetiap sektor pasti memiliki kelebihan dan kekurang, maka pada postingan kali ini saya akan membahan tentang kelebihan dan kelemahan di sektor-sektor penting yang menjadi tumpuan utama negara Indonesia.

A.  Pertanian




Kelebihan       : Memiliki elastisitas permintaan yang rendah, artinya harga berubah berapapun orang akan tetep membeli produk pertanian
Kekurangan   : Produksi nya konstan, sangat sulit ditingkatkan dan memiliki investasi yang mahal


B.  Industri



  Kelebihan

  1. Akan memunculkan potensi yang dimiliki tiap-tiap daerah
Adanya pembangunan di enam koridor ekonomi akan menggali potensi-potensi yang dimiliki tiap-tiap koridor tersebut dan akan memaksimalkannya. Misal di pulau Sumatera akan memaksimalkan potensi sebagai sentra  produksi dan pengolahan hasil bumi dan lumbung energi nasional. Begitu pula dengan pulau Kalimantan dapat memaksimalkan potensi sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional, Papua-Maluku sebagai pengolahan sumber daya alam yang melimpah dan SDM yang sejahtera, Bali-Nusa Tenggara sebagai pintu gerbang pariwisata dan pendukung pangan nasional, Jawa sebagai pendorong industri dan jasa Nasional, serta Pulau Sulawesi sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan nasional.

  1. Memperluas pertumbuhan dengan menghubungkan daerah tertinggal dengan pusat pertumbuhan
Dengan adanya pembangunan di enam koridor akan memperluas proses pertumbuhan di berbagai daerah. Pembangunan tidak hanya terjadi di pusat kota saja melainkan di seluruh kota termasuk daerah tertinggal. Dengan adanya pembangunan di enam koridor akan mempercepat dan memperluas pertumbuhan ekonomi dan menjadikan pembangunan yang merata di tiap-tiap daerah.

  1. Menghubungkan daerah terpencil dengan infrastruktur & pelayanan dasar dalam menyebarkan manfaat pembangunan secara luas
Pembangunan yang telah merata di tiap-tiap wilayah akan mempermudah pembangunan sarana infrastruktur yang baik. Seperti di daerah timur Indonesia yang sampai saat ini infrastruktur disana kurang memadai, nantinya dengan adanya pembangunan di enam koridor akan membawa dampak positif bagi daerah-daerah yang dulunya masih tertinggal sebagai contoh jalan raya yang baik, pemenuhan kebutuhan listrik, dan sarana prasarana yang lainnya.
  1. Memperluas lapangan kerja
Pembangunan di enam koridor ini akan mendatangkan banyak investor baik domestik maupun asing. Dengan begitu maka akan membuka lapangan kerja sehingga akan mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Indonesia.
  1. Meningkatkan pendapatan daerah yang berujung pula pada  meningkatnya pendapatan nasional
Karena tiap daerah dapat memaksimalkan potensi yang ada di wilayahnya, maka pendapatan daerah akan naik, apabila pendapatan daerah mengalami kenaikan, maka kenaikan juga akan terjadi pada pendapatan nasional. Dengan adanya MP3EI, pendapatan regional domestik bruto (PRDB) diperkirakan akan meningkat hingga empat kali lipat yakni dari US$555 miliar di tahun 2010 menjadi US$1,09 triliun di tahun 2015 dan US$2,16 triliun di tahun 2030.

  Kekurangan

  1. Dapat mengakibatkan eksploitasi sumber daya alam
Dengan adanya pemaksimalan potensi di tiap-tiap wilayah maka yang akan terjadi adalah pemanfaatan sumber daya alam secara besar-besaran yang dalam artian bahwa akan terjadi eksploitasi alam karena tiap wilayah berlomba-lomba untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari potensi yang dimiliki. Akibatnya akan berdampak buruk bagi alam sekitar, misalnya eksploitasi hasil tambang, hal tersebut akan merusak daerah yang menjadi tempat galian tambang emas dan akan sulit untuk di perbaharui kembali seperti semula.

2. Kalahnya investor domestik dengan inverstor asing

Tidak menutup kemungkinan bahwa pembangunan di enam koridor ini akan mendatangkan investor-investor asing. Kita tahu bahwa sumber daya manusia yang di miliki indonesia masih agak kurang memadai untuk berdiri sendiri mengelola potensi-potensi alamnya. Seperi contoh di papua, pertambangan emas telah dikuasai investor asing untuk mengelolanya karena keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi di Indonesia. Selain itu, Pemerintah daerah tentunya akan lebih senang jika proyek pembangunan dipegang oleh investor asing karena pasti investor asing akan berani membayar mahal untuk mendapatkan hasil alam misalnya bijih emas. Untuk itu perlu disiasati bagaimana agar investor domestik dapat bersaing dengan investor asing.



A.  Jasa



Kelebihan       : Dapat meraih keuntungan tinggi dengan frekuensi aktivitas yang lebih sering 
Kekurangan   : Pada pasar persaingan sempurna, tiap orang akan berkompetisi untuk menurunkan harga serendah mungkin, hal ini karena elastisitas permintaan yang tinggi, atau saat harga berubah sedikit maka permintaan akan berubah drastis



Dalam melakukan pembangunan terhadap suatu bidang atau sektor  akan terjadi perubahan struktur ekonomi di suatu negara. Dikarenakan setiap negara ingin meningkatkan dan membangun tingkat ekonomi  negarata tersebut dengan melakukan perubahan struktur ekonomi dari penetapan struktur ekonomi sebelumnya berharap agar suatu negara dapat melakukan pembangunan yang lebih maksimal dalam bidang ekonomi.  Pada Negara maju untuk melihat perubahan struktur ekonomi, yaitu sektor pertanian, industri, dan jasa serta peranannya terhadap penyerapan tenaga kerja. Dengan adanya perubahan struktur ekonomi negara-negara maju berhasil membangun kualitas sumber daya manusia (SDM), karena dikategorikan sebagai investasi SDM (human capital investment). Jelas ini pun sekaligus mencerminkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa mengelola sumber daya alam (SDA), sehingga bisa memberikan kemakmuran terhadap masyarakat secara merata. Sebaliknya negara-negara berkembang umumnya belum bisa meningkatkan kualitas SDM untuk mengelola SDA. Ini berakibat pada kemakmuran masyarakat yang tidak merata. Indonesia termasuk salah satunya. Maka dari itu, dalam lima tahun ke depan, Indonesia harus mampu mengejar ketertinggalan dalam membangun SDM, sehingga mampu mengelola SDA secara maksimal. Sehingga dapat disimpulkan dalam melakukan pembanbunan suatu negara perlu adanya perubahan struktur ekonomi yang dapat memberikan perubahan secara maksimal.


Dengan melihat banyaknya pembangunan yang dilakukan di Indonesia dengan tujuan untuk memajukan negara kita ini dan membuat negara kita tidak kalah saing dengan negara-negara asia lainnya dalam hal infrasrtuktur lebih tepatnya. Menurut saya itu sangat amatlah baik, dengan adanya pembangunan-pembangunan tersebut seperti pembangunan jalan tol, jalan layang, Mono Rail Transit (MRT), Reklamasi, dll. sudah pasti banyak masyarakat Indonesia yang diperkejakan dan pengangguran pun menjadi berkurang. Apabila fasilitas-fasilitas tersebut sudah jadi masyarakat pula lah yang menikmati hasilnya. Tapi, apakah pada saat melakukan pembangunan tersebut pemerintah meperhatikan lingkungan sekitar? Apakah pemerintah hanya mengejar pembangun-pembangunan disetiap titik tanpa memperhatikan lingkungan sekitar? Misalkan ada satu wilayah yang awalnya adalah lahan terbuka hijau tempat untuk resapan air dikala hujan digusur atau dihilangkan untuk membuat tiang MRT atau ada pengusaha asing yang ingin membuat pabrik di Indonesia dan lokasi pabriknya bersebelahan/berdekatan dengan Sungai Ciliwung atau Sungai Citarum dan limbah-limbah dari pabrik tersebut dibuang langsung ke sungai tanpa disaring lagi. Apakah itu merusak lingkungan? PASTINYA.. itu semua akan merusak lingkungan. Akan berdmpak sangat besar terhadap lingkungan dan berdampak pula terhadap masyarakat sekitar, yang awalnya pada saat masih ada lahan terbuka hijau daerah tersebut tidak banjir tapi pada saat lahan tersebut dihilangkan daerah tersebut terkena banjir.
Tanggapan saya dengan melihat realita yang terjadi di Indonesia ini. Saya hanya ingin memberi saran kepada pemerintah agar supaya lebih diperhatikan lagi lingkungan pada saat melakukan pembangunan. Pikirkan matang-matang agar tidak menyesal kemudian. Karena apabila lingkunga terlanjur rusak. Kasihan anak cucu kita hanya kebagian “sisa’”. Apa gunanya infrastruktur lengkap dan memadai sedangkan lingkungan di negara ini rusak? Saya tidak bisa membayangkan. Marilah kita jaga lingkungan agar anak cucu kita kelak dapat pula menikmatinya.



SUMBER : 

Tuesday, April 11, 2017

KEMISKINAN



Dipostingan kali ini saya akan membahas tentang kemiskinan. Kenapa kemiskinan? Kalian lihat saja negara kita mungkin masih jauh dari kata makmur. Masih banyak pengangguran, anak-anak terlantar, dan masih banyak lagi. Menandakan kalau negara kita ini belum makmur atau sejahtera.
Apa itu kemiskinan? Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan.


Ada 4 faktor yang menyebabkan kemiskinan, yaitu:

  1. Laju Pertumbuhan Penduduk.
Pertumbuhan penduduk Indonesia terus meningkatdi setiap 10 tahun menurut hasil sensus penduduk. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 1990 Indonesia memiliki 179 juta lebih penduduk.Kemudian di sensus penduduk tahun 2000 penduduk meningkat sebesar 27 juta penduduk atau menjadi 206 juta jiwa. dapat diringkaskan pertambahan penduduk Indonesia persatuan waktu adalah sebesar setiap tahun bertambah 2,04 juta orang pertahun atau, 170 ribu orang perbulan atau 5.577 orang perhari atau 232 orang perjam atau 4 orang permenit. Banyaknya jumlah penduduk ini membawaIndonesia menjadi negara ke-4 terbanyak penduduknya setelah China, India danAmerika.
Meningkatnya jumlah penduduk membuat Indonesiasemakin terpuruk dengankeadaan ekonomi yang belum mapan. Jumlah penduduk yang bekerja tidak sebanding dengan jumlah beban ketergantungan. Penghasilan yang minim ditambahdengan banyaknya beban ketergantungan yang harus ditanggung membuat penduduk hidup di bawah garis kemiskinan.

  1. Angkatan Kerja, Penduduk yang Bekerja dan Pengangguran.
Secara garis besar penduduk suatu negara dibagi menjadi dua yaitu tenaga kerja dan bukantenaga kerja. Yang tergolong sebagi tenaga kerja ialah penduduk yang berumur didalam batas usia kerja. Batasan usia kerja berbeda-beda disetiap negara yang satudengan yang lain. Batas usia kerja yang dianut oleh Indonesia ialah minimum 10tahun tanpa batas umur maksimum. Jadi setiap orang atausemua penduduk.

  1. Distribusi Pendapatan dan Pemerataan Pembangunan
Distribusi pendapatan nasional mencerminkan merata atau timpangnya pembagianhasil pembangunan suatu negara di kalangan penduduknya. Kriteriaketidakmerataan versi Bank Dunia didasarkan atas porsi pendapatan nasional yangdinikmati oleh tiga lapisan penduduk, yakni 40% penduduk berpendapatan rendah(penduduk miskin); 40% penduduk berpendapatan menengah; serta 20% penduduk  berpemdapatan tertinggi (penduduk terkaya). Ketimpangan dan ketidak merataandistribusi dinyatakan parah apabila 40% penduduk berpendapatan rendahmenikmati kurang dari 12 persen pendapatan nasional.

  1. Tingkat pendidikan yang rendah 
Rendahnya kualitas penduduk juga merupakansalah satu penyebab kemiskinan di suatu Negara Ini disebabkan karena rendahnyatingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan tenaga kerja. Untuk adanya perkembangan ekonomi terutama industry, jelas sekali dibuthkan lebih banyak teanga kerja yang mempunyai skill atau paling tidak dapat membaca dan menulis.Menurut Schumaker pendidikan merupakan sumber daya yang terbesar manfaatnyadibandingkan faktor-faktor produksi lain.

  1. Kurangnya perhatian dari pemerintah.
Pemerintah yang kurang peka terhadaplaju pertumbuhan masyarakat miskin dapat menjadi salah satu faktor kemiskinan.Pemerintah tidak dapat memutuskan kebijakan yang mampu mengendalikan tingkatkemiskinan di negaranya.

Di Indonesia sendiri untuk mengukur bahwa orang itu miskin atau tidak menggunakan Indikator Kemiskinan Absolut. Apa itu Kemiskinan Absolut? Kemiskinan absolut adalah apabila tingkat pendapatan seseorang dibawah garis kemiskinan atau sejumlah pendapatannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum (basic needs), antara lain kebutuhan pangan, sandang, kesehatan, perumahan, dan pendidikan yang diperlukan untuk hidup dan bekerja.
Menurut saya Indonesia kenapa Indonesia menggunakan indikator kemiskinan absolut karena sesuai dengan keadaan Indonesia sendiri. Karena banyak rakyat  Indonesia  yang belum bisa memenuhi kebutuhan pokok minimumnya seperti pangan, sandang, kesehatan, perumahan dan pendidikan yang banyak sekali ditemukan di berbagai penjuru  kota. Seperti banyak rakyat yang meminta-minta,anak dibawah umur yang sudah bekerja sebagai pemulung dan banyak yang tinggal di kolong jembatan.

Kenapa juga penduduk menjadi bagian terpenting dalam pertubuhan ekonomi suatu negara?
Menurut saya kenapa penduduk menjadi bagian terpenting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara karena penduduk merupakan sumber utama yang dibutuhkan suatu negara. Karena ke penduduklah uang itu diedarkan dan terjadi perputaran uang di masyarakat. Penduduk pula lah yang membeli produk-produk yang dijual di pasar-pasar,pertokoan-pertokoan, mall,dll. Penduduk juga yang bekerja untuk mndapatkan gaji sehingga jumlah uang yg beredar tetap. Apabila daya beli penduduk tinggi menjukkan bahwa pertubuhan ekonomi suatu negara itu baik dan juga menandakan penduduk di negara tersebut memiliki pekerjaan yang layak sedangkan apabila daya beli penduduk di negara tersebut tidak tinggi bahkan tidak dapat untuk membeli menandakan pertubuhan ekonomi di negara tersebut tidak baik sudah pasti banyak warganya yang tidak memiliki pekerjaan yang layak atau bahkan tidak memiliki pekerjaan sama sekali.


Sumber :